
Ujian Praktek Salafiyah di MA NU Ibtidaul Falah: Menjaga Tradisi Pesantren di Era Modern
Sebagai madrasah yang berbasis pada nilai-nilai Nahdlatul Ulama dan tradisi pesantren, MA NU Ibtidaul Falah terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam penguasaan ilmu agama (tafaqquh fiddin). Komitmen ini salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Ujian Praktek Salafiyah bagi murid kelas akhir.
Kegiatan rutin tahunan ini menjadi instrumen penting untuk menguji sejauh mana para siswa memahami, menguasai, dan siap mengamalkan bekal fikih kemasyarakatan serta literasi kitab kuning yang telah mereka pelajari selama menempuh pendidikan di madrasah.

Menguji Kompetensi Fikih dan Literasi Kitab Kuning
Ujian Praktek Salafiyah di MA NU Ibtidaul Falah dirancang secara komprehensif, mencakup aspek teoretis sekaligus praktis. Beberapa materi inti yang diujikan antara lain:
-
Kitab Kuning: Siswa diuji kemampuan membaca, menerjemahkan, serta menjelaskan kedudukan tata bahasa (nahwu-shorof) dari teks kitab fikih klasik.
-
Amalan Ubudiyah & Kemasyarakatan: Praktik langsung ibadah harian dan materi yang krusial di tengah masyarakat, seperti tata cara perawatan jenazah (tajhizul janazah) dan memimpin tahlil.
Pelaksanaan ujian ini berlangsung dengan khidmat. Setiap siswa maju satu per satu di hadapan dewan penguji yang terdiri dari para Guru yang kompeten di bidangnya. Ketegangan yang sempat menyelimuti para siswa perlahan mencair berkat suasana ujian yang penuh bimbingan dan kekeluargaan.
Bekal Nyata Terjun ke Masyarakat
Kepala MA NU Ibtidaul Falah menegaskan bahwa Ujian Praktek Salafiyah ini bukan sekadar syarat kelulusan formal di atas kertas. Lebih dari itu, ujian ini adalah standardisasi mutu kualitas lulusan madrasah.
“Kami ingin memastikan bahwa ketika gerbang madrasah ini ditinggalkan, para alumni tidak canggung saat diminta masyarakat untuk memimpin tahlil, menjadi imam shalat atau mengurus jenazah. Ini adalah identitas kita sebagai madrasah salafiyah-aswaja,” ujarnya.
Dengan suksesnya pelaksanaan Ujian Praktek Salafiyah ini, MA NU Ibtidaul Falah kembali membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang kokoh menjaga tradisi pesantren (muhafadhotu ‘ala qodimis sholih) sekaligus siap menyongsong kemajuan zaman (wal akhdu bil jadidil ashlan).




